Selasa, 18 Januari 2011

bunda......

Senja merapat, keperaduan malam...
Semburat jingga melukis kaki langit dengan sejuta pesonanya...
Diteras pondok yang kian rapuh dimakan rayap....WANITA TUA
Tergambar pias, bias sendu di wajah wanita tua itu...
Duduk bermenung menatap,birunya kaki pegunungan yang

Berganti dengan warna biru tua....hampir gelap
Rindu...."Katanya".Anakku jauh di rantau orang
Masih ingatkah dia akan ranah minang....Kampung halaman tercintanya,
Tumpah darahnya,tempat ia di lahirkan dan di besarkan....

Buah hatiku tersayang, kini raga bunda kian ringkih dimakan usia....dan tubuh ini telah lapuk....
Engkau jauh, bunda pun jauh...
Meski engkau jauh dimata nak,tapi dekat di hati
Kirimlah pesan nak, atau kecupan kangen buat Bunda!!
Jangan lupakan aku nak....

Meski kn, rasanya rendang udah berganti ma tahu atau tempe....
tapi engkau adalah Putra ku satu-satunya, takkan ada yang lain di hati bunda nak
"Tungga babeleng, harapan bunda...!!"

Hanya pesan rindu yang tersimpan dihati bunda
Mungkin malam pun akan menjemput....
tapi sayang, engkau tak pernah mengerti
Akan ketulusan hati seorang Bunda

Pulanglah....
Selagi nyawa bunda masih di kandung badan
Ranah minang ini masih jadi milik bunda

Tidak ada komentar:

Posting Komentar